Berdasarkan hal-hal yang diuraikan di atas, mohon dengan hormat Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memberikan putusan sebagai berikut:
I.   DALAM PENUNDAAN
1.   Mengabulkan Permohonan Penundaan Pelaksanaan Objek gugatan;
2.   Memerintahkan Tergugat 1 dan Tergugat  2  untuk menunda pelaksanaaan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat  No. 171. 3- 873 Tahun 2022. Tanggal 22 Desember  2022 tentang Peresmian Pemberhentian Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Barat Sdr. THANTOWI ANSHORI, ST masa jabatan  2019-2024 dan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 171.2-874. Tanggal 22 Desember 2022 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Sdr. ZULFUADI, SH, Sisa Jabatan 2019-2024, sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum pasti dalam perkara ini;
II.   DALAM POKOK PERKARA
1.   Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya;
2.   Menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat  No. 171. 3- 873 Tahun 2022. Tanggal 22 Desember  2022 tentang Peresmian Pemberhentian Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Barat Sdr. THANTOWI ANSHORI, ST masa jabatan  2019-2024 dan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 171.2-874. Tanggal 22 Desember 2022 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Sdr. ZULFUADI, SH, Sisa Jabatan 2019-2024.
3.   Memerintahkan kepada TERGUGAT 1 untuk mencabut Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat  No. 171. 3- 873 Tahun 2022. Tanggal 22 Desember  2022 tentang Peresmian Pemberhentian Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Barat Sdr. THANTOWI ANSHORI, ST masa jabatan  2019-2024 dan mencabut  Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 171.2-874. Tanggal 22 Desember 2022 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Sdr. ZULFUADI, SH, Sisa Jabatan 2019-2024.
4.   Menghukum TERGUGAT 1   untuk  membayar biaya yang timbul dalam perkara ini;
5.   Atau: Apabila Majelis Hakim dalam perkara ini berpendapat lain, mohon Putusan seadil-adilnya (Ex Aequo at Bono).
Demikian gugatan ini kami ajukan semoga Yth. Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram Cq. Ketua dan Anggota  Majelis  Hakim  dapat menyidangkan perkara ini dalam waktu tidak terlalu lama sebelumya diucapkan terima kasih.
 |